|
||||||||||
![]() |
Pada tahun ajaran 2004-2005, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya telah memasuki tahun ke-3 dalam menerapkan model pembelajaran baru. Alhamdulillah, banyak pengalaman yang dapat dipetik. Beberapa perkembangan yang menggembirakan telah pula dicapai, walau tentu saja tantangan dan kendala yang harus dihadapi juga bertambah berat. Tetapi pengelola sekolah terus melangkah dengan semangat pembaharuan sesuai dengan semangat dasar Muhammadiyah sebagai gerakan pembaharu. Perkembangan yang menggembirakan ini antara lain terlihat dari respon positif masyarakat terhadap keberadaan Sekolah Kreatif ini. Meningkatnya jumlah siswa baru dari tahun ke tahun merupakan indikasi konkret bahwa model pembelanjaran Sekolah Kreatif secara bertahap telah diterima dan disadari manfaatnya. Media massa juga sering mengekspos kegiatan sekolah karena dinilai kreatif dan inovatif. Visi dan Misi: Sekolah Kreatif mempunyai Visi; Unggul dalam prestasi dan berpijak sesuai dengan Islam. Dan mempunyai Misi: - Meningkatkan mutu pendidikan dasar sesuai dengan perkembangan. - Meningkatkan prestasi dibidang minat bakat sesuai dengan potensi anak. Mempunyai keunggulan; Imajinatif, Kreatif, dan Inovatif Berkarakter; Religi, Demokrasi, dan Enjoy Dengan satu motto; Selalu Berusaha untuk Lebih Baik ![]() Ekstra Kurikuler: Kegiatan ekstra kurikuler dilaksanakan pada hari efektif setelah pelajaran selesai selama 1 jam. Jenis ektra kurikuler meliputi; Renang, Karawitan, Jurnalistik, Nasyid, Tapak Suci, Musik (gitar), Tari, Olah vokal, Komputer, Wushu, Biola, Seni rupa (lukis, patung), Presenter/teater, Sepak bola, Qiro'ah. Peserta Didik: Sekolah Kreatif menerapkan kelas kecil dengan jumlah siswa maksimal 25 anak yang dibina oleh dua guru. Hal ini agar pembinaan, perhatian, dan pengamatan terhadap anak dapat optimal, kemampuan dasar anak dapat diketahui sejak dini. Desain Ruang Kelas: Tiap kelas rata-rata berukuran 8x6 m. Bentuk kelas dan dinding serta ventilasi dirancang tidak formal dengan warna yang beraneka. Ventilasi dinding dibuat dalam bentuk bangun-bangun geometri seperti lingkaran, trapezium, dan persegi. Bentuk meja juga dimodel variasi layaknya bangun datar (matematika). Sedang di dalam kelas terdapat papan kreativitas yang membentang sepanjang dinding kelas, kurang lebih 22 meter. Papan ini digunakan untuk memamerkan hasil kerja dan kreativitas siswa seusai menyelesaikan mata pelajaran tersebut. Ngaji Morning: Aktifitas baca tulis Al-Qur'an dilaksanakan setiap hari mulai Senin hingga Kamis sekitar 30 menit sebelum mata pelajaran pertama dimulai. Pola pembelajaran diatur sebagai berikut: - Pembinaan dilaksanakan secara kelompok dan individual. - Tiap kelompok terdiri dari 5-8 anak. - Penentuan kelompok berdasarkan kemampuan anak, bukan berdasarkan kelas. - Seluruh ustadz-ustadzah terlibat aktif dalam pembinaan ngaji morning. Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya tidak mewajibkan anak untuk memiliki buku paket. Di Sekolah Kreatif tidak hanya perkembangan intelektual anal yang dipantau sekolah tetapi juga pengembangan emosi, leadership, dan kepribadiannya. Pembinaan Model Inklusif, Data Base Anak, dan Komunikasi dengan Wali murid juga sangat ditekankan di Sekolah Kreatif. Sehingga, diharapkan potensi setiap siswa dapat berkembang secara kreatif. |