|
||||||||||
| Kurikulum yang digunakan di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 mengacu pada kurikulum nasional dan kurikulum Pendidikan Dasar Muhammadiyah yang telah disesuaikan sehingga tidak memberatkan siswa. Selain kurikulum tersebut Sekolah Kreatif juga membekali materi yang disebut transforable knowledge, menganalisis informasi, mengambil keputusan, bekerja sama dan berkomunikasi dengan pihak lain. Struktur Program/Alokasi waktu Mapel Sekolah Kreatif (Dikdasmen Muhammadiyah & Diknas 2004)
AKTIVITAS SISWA:
METODE PEMBELAJARAN: a. Pembelajaran Edutainment (education entertainment) Learning by Moving and Doing, Learning by Talking and Learning, Learning by observing and picturing, Learning by problem and reflecting. b. Aplikasi Pembelajaran Edutainment Belajar melalui bermain untuk mengaspirasikan emosi siswa melalui kegiatan tersebut yang kemudian diajak mengerjakan materi pelajaran pada saat itu. Mengenal benda dan obyek secara konkret dengan pembelajaran di luar kelas, memberikan ruang gerak yang cukup dan mendorong berkembangnya daya nalar dan kreativitas anak.Lembar Kerja Kreatif (LKK) dibuat bervariatif dan kreatif dengan memanfaatkan banyak kertas. Hasil pekerjaan siswa dipajang dinding pamer kelas selama 2-3 minggu. Sekolah Kreatif tidak menggunakan buku paket tertentu. Penyeragaman dan pembatasan literatur dihindari sehingga siswa boleh memperoleh bahan pelajaran dari sumber apa saja sepanjang relevan seperti dari buku-buku perpustakaan, majalah, jurnal, VCD, siaran TV, praktisi, hingga internet. Setiap kelas terdapat perpustakaan mini, komputer, dan rak folder siswa. c. Model Evaluasi Dalam evaluasi tidak berlaku lagi model konvensional. Penilaian tidak hanya secara kuantitatif (angka-angka di raport) tetapi juga secara kualitatif dalam bentuk narasi. Sisi yang dievaluasi tidak hanya kompetensi akademik dan ketrampilan motorik, tetapi juga ketrampilan sosial, kepribadian dan leadership. |
|||||||||||||||||||||||||||||